Cerita Dari Alam

Kamis  14 Juli 2011 tepatnya jam 05.30, sejauh mata memandang terlihat jelas hamparan sawah dan perkebunan yang dapat membuat mata ini segar diwaktu pagi. Tepatnya di Desa Sibebek kecamatan Bawang Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah. Dibalik dinginnya pagi dan sejuknya udara di dataran tinggi Bawang, mata ini disajikan sebuah pemandangan yang mencengangkan, yaitu sebuah lukisan alam dari Sang Maha Indah berupa hamparan sawah dan sungai kecil sebagai nafasnya pematang sawah tersebut. Para petani yang dengan semangatnya menuju sumber penghidupan dengan wajah gembira berharap hari itu adalah hari keberuntungannya. Dengan bermodalkan cangkul dan sebuah sabit mereka berlomba menggali hasil alam yang telah Tuhan berikan sebagai sumber nafkah buat keluarga. Mencangkul….mencangkul….dan mencangkul…itu yang saya saksikan di pagi itu. Tak kenal lelah dan tak kenal terik matahari hanya demi sebuah rupiah. Baca lebih lanjut

Alqur’an Sebagai Pembela Di Hari Kiamat

Abu Umamah r.a. berkata : “Rasulullah S.A.W telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur’an, setelah itu Rasulullah S.A.W memberitahu tentang kelebihan Al-Qur’an.”
Telah bersabda Rasulullah S.A.W : Belajarlah kamu akan Al-Qur’an, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya.”
Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, ” Kenalkah kamu kepadaku?” Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : “Siapakah kamu?”

Maka berkata Al-Qur’an : “Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari.”
Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur’an itu : “Adakah kamu Al-Qur’an?” Lalu Al-Qur’an mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca mengadap Allah S.W.T. Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota di atas kepalanya. Baca lebih lanjut

Life is a Journey Not a Destiny

Hidup memang indah, setidaknya jika kita nikmati dari dinamikanya. Ada seorang yang sukses luar biasa dalam bekerja, dan kesuksesannya dia dapatkan de ngan perjuangan panjang nan berat dan bermandikan keringat serta darah.
Tibalah pada suatu titik dimana dia harus kehilangan segalanya. Kehilangan kesuksesannya dan mengembalikannya ke titik di mana dia pernah memulai segalanya.
Berminggu-minggu, berbulan-bulan, dia tenggelam dalam bergolakan batin yang tidak menentu. Dicarinya jawaban rasional dan bahkan irasional yang bisa memberikan argumentasi hilangnya kesuksesan yang pernah diraihnya.
Tapi sayang, semakin jauh dia berjalan menelusuri alam rasionya, semakin tidak ketemu penyebab kehancuran kesuksesannya. Karena kesuksesannya bertumpu pada management modern yang menuruti dalil-dalil ilmu ekonomi, sehingga menurutnya, kesuksesannya mustahil hilang. Baca lebih lanjut

Sepuluh Menit Lebih Lama

Orang-orang hebat sebenarnya hanyalah orang-orang biasa yang memiliki tekad yang luar biasa. Saat orang-orang disekeliling anda menyerah dan mundur, kertakkan gigi anda dan cobalah untuk menggali sedikit lebih dalam. Sukses diraih dan dipertahankan oleh mereka yang terus mencoba. Majulah, dan akuilah; hari ini anda mungkin belum mencapai apa yang anda inginkan, harapkan dan impikan. Salah satu kunci untuk mendapatkan impian anda adalah sebuah tekad untuk tidak pernah menyerah.

Ralph Waldo Emerson berkata, “Seseorang disebut pahlawan bukan karena ia lebih berani dari orang lain, tetapi karena ia berani bertahan sepuluh menit lebih lama.” Seorang atlit lari jarak jauh belajar untuk menjadi “terbiasa”, la akan terus berlari hingga kecapekan, tetapi ia tidak akan berhenti. Pelari biasa akan menyerah. Tetapi, pelari jarak jauh tahu bahwa jika ia dapat menahan kesakitan itu sedikit lebih lama, ia akan menjadi “terbiasa”.

Sebelum seseorang mencoba cukup keras dan cukup lama sampai ia menjadi “terbiasa”, maka ia tidak akan pernah tahu seberapa besar yang bisa ia capai. Ingatlah, kemampuan itu terdiri dari 95% tekad untuk tetap bertahan.

Letak Kecantikan Wanita

Untuk membentuk bibir yang menawan, ucapkanlah kata-kata kebaikan. Untuk mendapatkan mata yang indah, carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai. Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, bagikanlah makanan dengan mereka yang kelaparan. Untuk mendapatkan rambut yang indah, mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari. Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian.

Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain. Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni. Jadi, jangan pernah kecilkan seseorang dari hati anda. Apabila anda sudah melakukan semuanya itu. ingatlah senantiasa. Jika suatu ketika anda memerlukan pertolongan, akan senantiasa ada tangan terulur. Dan dengan bertambahnya usia anda. anda akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, satu untuk menolong diri anda sendiri dan satu lagi untuk menolong orang lain. Baca lebih lanjut

Ibunda, Kenapa Engkau Menangis?

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. “Ibu. mengapa Ibu menangis?”. Ibunya menjawab, “Sebab. Ibu adalah seorang wanita. Nak”. “Aku tak mengerti” kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. “Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti….”
Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. “Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?” Sang ayah menjawab, “Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan”.
Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.

Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan.”Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?”
Dalam mimpinya, Tuhan menjawab, “Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur. Baca lebih lanjut

Saling Mencintai

Di jagat raya ini terdapat sebuah planet biru berkilauan indah. Itulah Bumi, tempat kita semua berpijak dan bernaung. Tangan-tangan Sang Maha Pencipta telah membentuk planet ini begitu cantik; tertimbang seimbang di gugusan bintang-bintang; dan terukur tepat di gerak derap sang waktu. Kehidupan tumbuh dan gugur silih berganti semenjak lima puluh milyar tahun kelahiran matahari; sebuah evolusi yang panjang, rapi dan berhatihati. Planet elok dan jagat raya yang agung; semua itu hanya demi kehidupan manusia, maha karya yang menyimpan cahaya-Nya. yang diturunkan dua juta tahun lalu di Bumi ini. Sedangkan kini matahari masih menyisakan lima milyar tahun ke depan sebelum mendidihkan air di penjuru galaksi. Baca lebih lanjut