Gula Bebas Kalori bagi Diabetesi

Kompas.com/Selasa, 22 Februari 2011Bagi para penderita diabetes melitus gula murni dan bahan makanan yang diolah dengan gula murni, seperti gula pasir, gula merah, madu, sirop, dan makanan manis lain termasuk dalam jenis makanan yang harus dihindari agar gula darah selalu terkendali.

Berkat perkembangan teknologi produksi pangan kini para diabetesi bisa menikmati makanan manis tanpa perlu khawatir dengan kandungan kalorinya yakni dengan pemanis buatan. Belakangan pemanis buatan ini tidak hanya ditujukan untuk mengontrol gula darah tapi juga menjaga berat badan, mengurangi kerusakan gigi serta bahan substitusi pemanis utama.

Pemanis buatan ada dua golongan: pemanis yang kadar kemanisannya sangat tinggi dan pemanis yang tidak begitu manis sebagai pengganti gula konvensional. Aspartam, sakarin, dan siklamat masuk golongan pertama, sorbitol masuk golongan kedua.

Pemilihan penggunaan bahan pemanis alternatif yang baik biasanya didasarkan pada sifat-sifatnya yang menyerupai sukrosa. Yaitu tingkat kemanisan mendekati sukrosa, tidak berwarna, tidak berbau, mempunyai cita rasa yang menyenangkan, aman dikonsumsi, dan mudah larut.

Meski begitu, jumlah yang dikonsumsi sangat terbatas dan tidak boleh berlebihan. Batas yang dianjurkan bagi penderita diabetes untuk masing-masing pemanis buatan berbeda-beda. Untuk makanan olahan, misalnya, dosis maksimal untuk siklamat adalah 2 ppm, sedangkan untuk sakarin 0,15 ppm. Untuk minuman, dosis siklamat yang diizinkan adalah 0,06 ppm dan sakarin 0,005 ppm.

Salah satu produk pemanis rendah kalori, Tropicana Slim, baru-baru ini mengeluarkan produk terbarunya yakni Tropicana Slim Steleaf. Produk ini telah lebih dulu digunakan di Paraguai, Brazil dan Jepang.

“Berbagai studi telah menyatakan bahwa stevia dapat memberikan manfaat bagi penderita diabetes, yaitu pengaturan kadar gula darah yang lebih baik,” kata Norma Sari Dewi, brand manager Tropicana Slim. Ia menambahkan, produk ini dapat menjadi pilihan gula rendah kalori, bukan saja untuk penderita diabetes namun untuk siapa saja yang ingin bergaya hidup sehat tetapi tetap menyenangkan.

Sumber: Kompas

This entry was posted in Kesehatan and tagged by ameermuh. Bookmark the permalink.

About ameermuh

Seorang manusia biasa yang ingin selalu belajar dalam segala hal dan menjadikan hidup ini sebuah proses, proses pendewasaan, proses pembelajaran dan proses kehidupan. Kini aku masih selalu berharap agar Allah selalu menjadikan aku makhluk yang rendah hati, baik, jujur dan selalu berada di jalan yang benar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s