Ikhlas Itu Penting

Kita terkadang jenuh dengan rutinitas yang setiap hari kita jalani, monoton itu kata orang. Kita kerja, kuliah, sekolah dan aktivitas lainnya yang harus dilakukan tiap hari sampai raga ini tak mampu lagi untuk beraktivitas. Itulah hidup………..

Tapi mau bagaimana lagi, kita punya kewajiban tersebut dan harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Usaha yang gigih dan tak kenal menyerah akan sukses dan mendapat hasil yang baik, dan dibarengi juga dengan doa kepada Tuhan tentunya. Dengan hasil yang sudah ada kita harus ikhlas menerimanya, kata ikhlas disini sangat susah diartikan. tapi setahu saya ikhlas adalah rahasia dibalik rahasia, hanya Tuhan yang tahu. Bahkan Rasulullah pun tidak tahu apa itu ikhlas. Pernah sekali waktu seorang ummat Rasulullah bertanya pada Beliau apa itu ikhlas? tapi Rasulullah tidak tahu dan beliau berkata “saya tanyakan dulu dengan Malikat Jibril“, dan Malaikat Jibril pun tidak tahu apa itu ikhlas. Akhirnya Malaikat Jibril pun bertanya kepada Allah, dan Allah menjawab ikhlas adalah Rahasi dibalik rahasia, hanya Allah yang tahu. Kita dapat dikatakan ikhlas jika kata “ikhlas” tersebut tidak keluar dari mulut manis kita. Sebagai contoh : “saya ikhlas memberikan bantuan ini untuk anda”, hal tersebut menurut saya belum bisa dikatakan ikhlas. Ikhlas adalah ilmu yang paling tinggi dari semua ilmu yang ada. semua ilmu didunia ini berawal dari ilmu ikhlas. Menurut istilah, ikhlas berarti niat mengharap ridha Allah saja dalam beramal tanpa menyekutukan-Nya dengan yang lain. Memurnikan niatnya dari kotoran yang merusak. Jadi semua yang kita kerjakan kembali lagi semata-mata karena Ridho Allah SWt.

Ciri-ciri orang yang ikhlas:

1. Senantiasa beramal dan bersungguh-sungguh dalam beramal, baik dalam keadaan sendiri atau bersama orang banyak, baik ada pujian ataupun celaan. Ali bin Abi Thalib r.a. berkata, “Orang yang riya memiliki beberapa ciri; malas jika sendirian dan rajin jika di hadapan banyak orang. Semakin bergairah dalam beramal jika dipuji dan semakin berkurang jika dicela.”

2. Terjaga dari segala yang diharamkan Allah, baik dalam keadaan bersama manusia atau jauh dari mereka. Disebutkan dalam hadits, “Aku beritahukan bahwa ada suatu kaum dari umatku datang di hari kiamat dengan kebaikan seperti Gunung Tihamah yang putih, tetapi Allah menjadikannya seperti debu-debu yang beterbangan. Mereka adalah saudara-saudara kamu, dan kulitnya sama dengan kamu, melakukan ibadah malam seperti kamu. Tetapi mereka adalah kaum yang jika sendiri melanggar yang diharamkan Allah.” (HR Ibnu Majah)

3. Dalam dakwah, akan terlihat bahwa seorang dai yang ikhlas akan merasa senang jika kebaikan terealisasi di tangan saudaranya sesama dai, sebagaimana dia juga merasa senang jika terlaksana oleh tangannya.

Dari uraian diatas dapat ditarik beberapa intisari, yaitu bahwa kita sebagai manusia dan sekaligus hamba Tuhan hendaknya dalam menjalankan segala sesuatu harus senantiasa mempunyai rasa ikhlas dan tanggung jawab. bahwa semua yang kita lakukan semata-mata karena Allah SWT.

Mohon maaf kalo ada kesalahan dan kekurangan saya dalam tulisan ini……………….

This entry was posted in Curhat, Motivasi and tagged , by ameermuh. Bookmark the permalink.

About ameermuh

Seorang manusia biasa yang ingin selalu belajar dalam segala hal dan menjadikan hidup ini sebuah proses, proses pendewasaan, proses pembelajaran dan proses kehidupan. Kini aku masih selalu berharap agar Allah selalu menjadikan aku makhluk yang rendah hati, baik, jujur dan selalu berada di jalan yang benar.

4 thoughts on “Ikhlas Itu Penting

  1. Ping-balik: Jadi Pegawai Kantoran « Ameer's Blog

  2. Ping-balik: Harapanku « Ameer's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s